hari esok adalah sebutir harap dalam segala doa dan upaya ~belatiberkarat~

Blog Entrysajaksajak Wiji RochaJun 22, '08 9:00 AM
for everyone
Edisi : Minggu, 22 Juni 2008 , Hal.V

Jalan Gatsu

Malam, gelap petang hanya bintang dan bulan
Aku menanti sepi di keramaian
Siang terasa malam

Keramaian menghanyutkan malam sendu
Cahaya sinar saling bertatapan,
bertabrakan di kegelapan
Rindu aku dengan halaman indah menyenangkan
Lihat dingin penuh kesejukan di antara kesunyian
Aku berdiri, bertahan dihembuskan angin malam
Kapan engkau terang, hilang kilau dan kilap sinar
Malamku penuh ragu, pilu menanti rindu
Hanya angan dan karsaku yang membawa
ke imajinasi perasaanku

Malam Denpasar

Cahaya kecil di tengah rimbunnya kegelapan
Nafas berhembus menyelip di antara getaran
Aku berpikir ni malam perpisahan
Padahal ini membahagiakan
Teman dan kerabat melambaikan
tangan menatap kesedihan
Ini bukan luka atau bencana
Ini berjalan kawan, perjalanan tuk masa depan
Tenang, diam, tenanglah
Suatu saat kita pasti bertemu
Di sebuah tempat penuh kebahagiaan
Gelap ini menampakkan kesunyian
dan ketenangan jiwa
Ni malam bertabur bintang
Sayangnya tak kelihatan! Tapi itu bukan
Halangan tuk kita menggapai bintang

*) Wiji Rocha, Pelem Kerep RT 07/RW 06, Tohudan, Colomadu, Karanganyar 57173.

rantaikata : solopos.net

gphagiant wrote on Jun 23
kirain wiji thukul...
ekohm wrote on Jun 24
kirain wiji thukul...
wiji rocha....

masih sodaraan ga yah,..?
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help