BUAT BAND sekelas COKELAT, eksistensi selama 10 tahun bukanlah hal yang mudah dicapai. Maklum saja, banyak band-band baru yang langsung "bertumbangan" di awal-awal kariernya. COKELAT juga menjadi lebih "arif" menyikap kritik atas karya-karya dan performance mereka.
Hal itulah yang tampak ketika mereka menggelar jumpa pers peluncuran album THE BEST OF COKELAT: TAK PERNAH PADAM di HardRock Cafe Jakarta, Rabu [15/3/2006] kemarin. Kikan [vokalis] misalnya. Ketika dihujani kritik oleh TEMBANG.com bahwa karakter vokalnya makin lama makin membosankan dan cenderung flat, menjawab dengan ringan. "Waduh mas, dari album pertama belum ada yang memberik kritik karakter vokal saya lo. Tapi terimakasih, karena mungkin saya yang memang kurang menggali dan mengeksplorasi karater vokal," kata istri Yuke Sampurna, basis Dewa 19 ini kalem.
Kikan juga mengakui, kalau dirinya "terlalu lemah" membuat lirik kalau tanpa sentuhan emosional yang membuatnya bisa menulis lirik. "Saya perlu sentuhan emosional untuk menulis lirik," tambah ibu dua anak ini sambil tersenyum.
Bicara soal albumnya sendiri, baik Kikan [vokal], Ronny [bass], Ervin [drum], Edwin [gitar], dan ernest [gitar], mengaku "surprise" dengan perjalanan Cokelat sejauh ini. "Dulu ketika membentuk band ini, tidak pernah terpikir kalau kita adalah pelopor band dengan vokalis cewek atau bukan, pokoknya kita ngeband saja. Kalau akhirnya bisa sampai sejauh ini, kami sangat senang tentu saja," jelas Ronny tersenyum.
Album The Best ii sendiri, menyuguhkan tiga lagu baru yang kebetulan menjadi soundtrack film petualangan Ekspedisi Madewa. Tiga lagu baru itu adalah Nyanyian Sahabat, Tak Pernah Padam dan Terlalu Indah. Menanggapi pertanyaan tentang tidak ada aransemen baru sama sekal di lagu-lagu lamanya, Edwin hanya tersenyum. "Tadinya kita sudah kepikiran untuk membuat aransemen baru di lagu-lagu lama yang masuk, tapi kemudian kita berpikir biarlah fans kita tahu perkembangan musikalitas Cokelat dari awal karir sampai sekarang," jelas Edwin kalem.
Yang jelas, menurut Erwin yang sumbang suara, 10 tahun yang sudah mereka lewati tidak akan berhenti begitu saja. "Kita akan terus berkarya sampai benar-benar mentok dan tidak bisa berkarya lagi, ini sesuai dengan titel album Tak Pernah Padam" sambungnya. "Semoga kita bisa ketemu di album the best COKELAT 10 tahun ke depan," canda Ervin sambil tertawa kecil.
rantaikata :
http://www.tembang.com/info_detail.asp?id=2676&kategori=news