| |
arata's posts with tag: diam
Peribahasa mengatakan diam itu emas. Tapi sebenarnya tidak semua diam itu adalah emas, karena diam itu bermacam-macam. Sesuai dengan tujuannya, diam bisa mengandung banyak arti, dan juga bisa mengandung banyak konsekuensi, bisa pahala atau pun dosa tergantung pada saat apa diam itu dilakukan, apakah dilakukan pada saat harus diam atau justru dilakukan pada saat harus bicara.Macam-macam diam :1. Diam Karena BodohDiam karena tidak tahu. Hal ini lebih baik dan lebih aman daripada memaksakan diri untuk bicara padahal kita tidak memiliki pemahaman terhadap apa yang dibicarakan. Jika memang tidak tahu lebih baik mengatakan "Saya tidak tahu" daripada salah bicara.2. Diam Karena MalasDiam pada saat orang lain memerlukan perkataannya, dia memilih diam karena sedang bad mood untuk bicara atau karena tidak PD untuk bicara. Dalam keadaan seperti ini maka bicara adalah mutiara. Bicara menjadi lebih baik daripada diam karena orang memerlukan apa yang seharusnya dia katakan.3. Diam Karena SombongDiam karena menganggap remeh orang lain. Diam seperti ini adalah diam yang tercela. Ia merasa tak perlu bicara karena menganggap orang yang mengajak bicara tidak selevel dengannya. Padahal di hadapan Allah semua manusia adalah sama, yang membedakan hanyalah ketakwaannya.4. Diam Karena KhianatDiam pada saat dibutuhkan kesaksiannya. Misalnya orang yang memilih diam padahal dia bisa menjadi saksi atas kejahatan yang dilakukan seseorang dan tidak mau bersaksi di pengadilan sehingga penjahat yang sebenarnya tidak dihukum. Atau diam padahal dia bisa memberi kesaksian untuk menyelamatkan seseorang dari tuduhan yang tidak benar. Diam seperti ini adalah diam yang tercela karena membiarkan terjadinya kedholiman atas orang lain.5. Diam Karena MarahDiam yang dilakukan pada saat marah. Diam ini bisa menjadi baik jika ditujukan untuk menahan diri agar tidak mengeluarkan perkataan yang keji untuk melampiaskan kemarahannya. Bisa juga berarti buruk jika ia diam bukan untuk mencari solusi atau untuk mencegah meluasnya permasalahan tapi ia diam untuk menunjukkan kemurkaannya.6. Diam Aktif .Diam ini merupakan hasil pemikiran dan perenungan niat yang membuahkan keyakinan bahwa dengan sikap menahan diri untuk diam akan menjadi maslahat/kebaikan lebih besar dibandingkan dengan bicara.misal : menahan diri dari perkataan yang tidak bermanfaat, menahan diri untuk tidak bicara mengenai suatu berita yang belum jelas kebenarannya. kalaupun benar maka diam untuk tidak menyebarkan aib adalah lebih baik.Diam akan menjadi emas jika dilakukan pada saat dan tujuan yang tepat. Ada saatnya diam itu baik, ada saatnya pula diam itu menjadi tercela. Harus diam atau bicara, tergantung pada situasi dan kondisi yang kita alami. Meski diam bisa berarti emas, tapi disaat yang lain bisa jadi bicara adalah mutiara.Sebuah taujih untuk diri sendiri :"..Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil" QS. 2:282"Janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian" QS.2:283"Dan katakanlah kepada hamha-hamba-Ku: "Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia." QS.17:53.“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, maka hendaknya berkata yang baik atau diam.” (HR Bukhari). rantaikata : temen
| | |
|
|