arata's posts with tag: koil
| Start: | Jul 25, '08 7:00p | | End: | Jul 29, '08 |
Oi oi oi... buat kamyukamyu yang di Jakarta dan sekitarnya... Ini dia kejutan baru dari grup debus yang kaga kondangkondang juga... de' K O I L. Setelah bosen bawain lagulagu sendiri...akhirnya mereka bakal manggung bareng dan juga bawain lagu dari musisi yang superkondang di endonesa... sapa lagi kalo bukan mas FARIZ RM !!! Catet tanggal mainnya.... "A New Beginning Concert of FARIZ RM - The Essential Anthology" JUMAT, 25 JULI 2008 Jam 19.00 - sampe puasss ROLLING STONES Live Venue JL. Ampera Raya #16 Cilandak Timur Featuring: KOIL, Sherina dan White Shoes And The Couples Company (panjang bener) Harga tiket? Maapmaap sajalah kalo beda juga... Rp. 200.000,- ( Untuk pelangan RS Magz dan pembelian tiket tanggal 1 - 11 Juli 2008 ) Rp. 250.000,- ( Buat pembelian tiket dari tanggal 12 - 25 Juli 2008 ) Tiket ( sumpah demi jurig hitut ) SANGAT TERBATAS !!! HOTLINE: 021 948 57008 - Teguh 021 948 57009 - Dian Disediakan juga valet service di venue untuk mobil diatas tahun 2000... hihihi boong ding. Tank baja juga boleh kok...:p Jadi... seperti apa ya kalo KOIL bawain lagulagu FARIZ ?? lagu apa aja yang bakal dibawain ??? Si Otong seperti apa ya nyanyi nya ?? hush!! ga usah bawel kayak bencong... langsung aja pesen tiketnya dari sekarang. Mumpung baru gajian... Gih! MASIH BANYAK CARA UNTUK MENCARI UANG.... MASIH BANYAK CARA UNTUK BERSENANGSENANG..... rantaikata : http://godincorporated.multiply.com/calendar/item/10007/KOIL_KILLERSHOW_
| Apa Yang Kita Percaya | | Megaloblast | | Koil | | | Dosa Ini Tak Akan Berhenti | | Megaloblast | | Koil | | | Peluk Diriku | | Megaloblast | | Koil | | | Rasa Takut Adalah Seni | | Megaloblast | | Koil | |
| BIOGRAPHY |
|  | Donnyantoro (Doni) Guitar, harp, violin, percussion, programming, effects. Date of Birth August 3, 1974 Influences David Bowie, Pink Floyd, Black Sabbath, Sigue Sigue Sputnik |
|
|
| |
|  | J.A. Verdijantoro (Otong) Vocals, guitar, bagpipes Date of Birth June 24, 1972 Influences Pink Floyd, Rush, Sirkus Barock, Black Sabbath |
| |
| |
|  | Ibrahim Nasution (Imo) Drum, percussion, keyboard, digital programming Date of Birth March 16, 1976 Influences David Bowie, Pink Floyd, Pantera, Rammstein, Smashing Pumpkins |
| |
| |
|  | Leon Ray Drums, percussion, keyboard, digital programming Date of Birth April 14, 1974 Influences Pink Floyd, Rush, Sirkus Barock, Black Sabbath oh ya Adam belom ada yak...? klo bisa ditambah juga boleeee...!
DISCOGRAPHY
• Mini-album "Demons From Nowhere"
Sold 5,000 copies
(OMU Records, 1994) • Album "Koil"
Sold 25,000 copies
(Project Q, 1996) • Single Dengekeun Aing
From "Indonesia Best Alternative"
compilation
(Target Pro & Aquarius, 1997) • Single Tidak Berarti
Sampler from Ripple Magazine
(Spills Records, 1999) • Single Dosa (remix)
From "Ticket To Ride" compilation
(Spills Records, 2000) • Mini-album "Caligula"
Sold 45,000 copies
(Apocalypse Rekords, 2001) • Album "Megaloblast"
Sold 55,000 copies
(Alfa Records, 2002) • Single Untuk Kemenangan Kami
From "Viking" compilation
(Viking Records, 2002) • Singles Hiburan Ringan Part I and
Hiburan Ringan Part II
From "12:00 AM" soundtrack
(Explosive Records, 2005)
rantaikata : http://www.equinoxdmd.com/koil/default.htm
|
| Start: | Jun 11, '08 08:00a | | End: | Jun 13, '08 | | Location: | Tennis Indoor dan Outdoor Senayan |
JAKARTA ROCK PARADE Tennis Indoor dan Outdoor Senayan, 11-13 Juli 2008 Hari 1: Discus, Voodoo, Young&Restless, Koil, Getah, Pee Gaskins, Nidji, Teh Adams, SuckerHead, Bite, Silly Fools, Seringai, Kill By Butterfly, Discotion Pill, The Suicidal Sinatra, Falsestar, Jiung, Gypsy & Gank Pegangsaan, Shark Move Hari 2: ANDY TIELMAN, The S.I.G.I.T, Efek Rumah kaca, Fall, Polyster Embassy, Dismember, Dead Squad, Komunal, BMX Bandits, Rasta, Mesin Tempur, BurgerKill Hari 3: NAIF, Noor Bersaudara, C'Mon Lennon, SORE, Zeke & The Popo, Flowers, YEAH YEAH YEAH, Elpamas, ZIFACTOR. ini line up terakhir. rantaikata : *yantikusumadewi * http://www.jakartarockparade.com/line_up.php
| Start: | May 15, '08 7:00p | | End: | May 15, '08 9:00p | | Location: | live studio prambors jakarta 102,2 fm di ratu plaza office tower lantai 20. jalan jend. sudirman kav. 9 jakarta 10270 |
menampilkan KOIL dan noxa ada juga gogound (gosip² underground) info gigs seru gratisan tiket konser sick of it all mc : rian pelor ingaaakk..live ke prambors 8 kota... 
 | Category: | Music | | Genre: | Hard Rock & Metal | | Artist: | koil |
07.07.07 adalah momen pertama sebuah pembakaran kepingan CD murahan yang menoreh hasil kerja keras selama enam tahun dari salah satu grup rock independen terbesar di Indonesia: KOIL.
Saya ulangi: Enam tahun! Dan enam tahun untuk sebuah effort yang telah diantisipasi besar para penggemar Koil dari Sabang sampai Merauke niscaya akan terasa seperti seumur hidup. Beragam janji, membusuknya basa-basi hingga beberapa kebohongan di media adalah prologue menuju rilisnya album ini. Otong memang hampir sebrengsek Axl Rose, namun enam tahun untuk enam lagu baru agaknya cukup menunjukkan betapa malasnya pantat-pantat itu beranjak dari gemah-ripah distro menuju dinginnya ruang studio. Goddamned! Untungnya, semua telah terbayar. Lunas.
Sialnya, mereka tidak memilih Anda, Kamu, Saudara atau bahkan Pacar mereka untuk mendengarkan utuh pertama kalinya album ini. Saya. Tidak tahu mengapa. Setelah beberapa peristiwa buruk yang datang menghampiri saya beberapa jam sebelumnya, hanya beberapa saat kemudian saya mendapat keberuntungan ini. Tante saya tercinta meninggal dunia karena kanker payudara dan malam harinya di kala berduka saya harus berangkat ke Bandung untuk meliput konser Marcell yang hanya disaksikan sekitar 15 orang penonton! Album terbaru KOIL ini cukup membayar kesia-siaan dan kantuk yang parah karena harus kembali ke Jakarta untuk sebuah pemakaman paling menyedihkan dalam kurun waktu 7 tahun terakhir setelah kematian ayah saya.
Moral bukanlah judul album resmi dari album ketiga KOIL. Ini saya cuplik dari "Ajaran Moral Sesaat," salah satu judul lagu paling cerdas semenjak The Upstairs menciptakan "Alexander Graham Bell." Hingga sekarang mereka bahkan belum menemukan apa titel resmi bagi rilisan dahsyat ini. Bahkan ketika saya berkunjung ke GOD INC dini hari itu mereka masih sibuk memotret seorang perempuan cantik dalam pose setengah telanjang untuk kebutuhan sampul album. Hell yes, life is like a box of chocolates...
Donny pada departemen musik, Otong pada departemen lirik dan Adam pada departemen tata suara adalah sinergi lethal dari album yang pasti “segera-menjadi-klasik” ini. Tanpa mengecilkan sama sekali kebesaran kontribusi Bobby atau Leon, cukup mengerikan untuk membayangkan sebuah album terbaru KOIL tanpa eksistensi Tripartit ini.
Jujur, saya sendiri buta-tolol pengetahuan teknis tata suara namun apa yang telah di-develop Adam ‘Kubik’ pada sound drums Leon & sound gitar Donny di album ini adalah brilyan! Simak pula banyaknya lead guitar, hilangnya sampling, bungkamnya kuntilanak, masuknya kibor dan lenyapnya teriakan-teriakan tidak jelas Otong yang kini lebih bernyanyi adalah kejutan dari album yang tetap menjual dominasi gitar Donny.
Dan ini adalah sekilas opini saya tentang semuanya:
"Kenyataan Dalam Dunia Fantasi" Gagahnya suara big drums in the vein of Scentless Apprentice membuka lagu pembuka yang saya duga merupakan peninggalan dari session Megaloblast. Dalam kasus KOIL, kembali ke masa lalu bukan berarti buruk dan tidak pula berarti pengulangan. Menjelang akhir lagu ini pengaruh Rammstein-esque mengiringi Otong menyemburkan sumpah serapah: "Nasionalisme menuntun bangsa kami menuju kehancuran."
"Semoga Kau Sembuh" Kibor serasa membawa kita kepada suasana dingin malam di sebuah kastil Eropa yang berpendaran oleh lilin. Indah. Nuansa yang sangat berbeda dari seluruh lagu KOIL yang pernah dirilis sebelumnya. It’s all because of him? Saya tidak tahu. Pastinya ini sebuah pemberontakan norma. Lagu berdurasi tujuh menit ini niscaya cukup mengingatkan kita akan kedigdayaan dan kemegahan sound metal Eropa.
"Ajaran Moral Sesaat" Suara big drums yang mengagumkan itu datang lagi. Panjang. Histeria. Bagian bersenandung Otong di lagu ini menurut saya adalah bagian terkuat dari lagu ini. "Kau pikir agama adalah alat heh/mengikuti ajaran moral sesaat hah/menjual nama Tuhan nama nabi nama kitab suci/dan semua yang kita segani." Sebuah lagu sesat untuk ajaran moral sesaat.
"Aku Lupa Aku Luka" Lagu favorit saya di album ini. Anthemic! Yang pertama saya bayangkan ketika mendengar lagu ini adalah nuansa sesaknya sebuah stadion utama dimana semua orang tak ada yang ketinggalan untuk ikut bernyanyi bersama: "luka luka luka luka/aku lupa luka luka luka luka..." Potensial melahirkan goosebumps. Lagu glam rock dalam format terbaiknya. Di sini sound gitar Donny adalah sebuah persembahan terbaik yang bisa disajikan. Gila! Sangat gila!
"Hanya Tinggal Kita Berdua" Lagu ini kembali mengingatkan tradisi KOIL era Megaloblast. Sekali lagi tetap kuat. Berhasil. Agaknya ada sedikit pengaruh Alex Lifeson di sini. Lirik paling menohok di lagu ini ada pada bagian "dan bertahanlah untuk luka yang lebar menganga..."
"Sistem Kepemilikan" Boleh jadi ini bukan lagu terkuat di album ini tapi jangan pernah sekali lagi sangsi kalau lirik lagu ini adalah yang terbaik di antara semuanya. Entah mengapa di album ini Otong sangat membenci negara busuk ini. Dan saya pun tidak kuasa untuk tidak mendukungnya. “Ini negara bodoh yang sangat aku bela/layaknya kekasih yang tercinta/tiap jengkal aku mendaki terasa hampa…”
Semenjak Adam untuk pertama kalinya menyerahkan album ini ke saya subuh itu, semenjak itu pula lah saya tak pernah berhenti untuk mendengarkannya. Saya berani menjamin hal yang sama akan terjadi pula kepada semua. Sesudahnya.
OK, lalu berapa harga yang harus kalian bayar untuk rilisan terbaru dari KOIL ini?
Nothing! None! Zero! Zip!
Trust me… It's going to be FREE!
Sebuah revolusi telah dimulai. Dari Bandung...
Wenz Rawk, Rolling Stone
KOIL – Moral (Apocalyspe Records)
Track List: 1. Kenyataan Dalam Dunia Fantasi 4:06 2. Semoga Kau Sembuh 7:58 3. Ajaran Moral Sesaat 4:52 4. Aku Lupa Aku Luka 4:31 5. Hanya Tinggal Kita Berdua 7:33 6. Sistem Kepemilikan 4:40
NB: Terus terang tahun ini scene musik lokal mesti berterima kasih banyak atas rilisnya Seringai - Serigala Militia dan tentunya, Koil - Moral yang hasilnya sangat, sangat memuaskan! 
• Dosa Ini Tak Akan Berhenti • akankah kau percaya omong kosong belaka hisapan jempol semata membuat kita lupakan kenyataan hidup dalam khayalan akankah kau bertanya "bukankah kau percaya?" yakinlah apa yang membuat kita luka tak akan pernah........ darah ini milik kami tanah ini memiliki arwah ini leluhur kami dosa ini tak akan berhenti akankah kau percaya omong kosong belaka hisapan jempol semata membuat kita omong kosong belaka hisapan jempol semata akankah kau percaya bukankah kau percaya akankah kau berdaya menghadapi dunia penuh dengan rencana membuat kita cemaskan kenyataan budak kekhawatiran akankah kau bertanya "inikah dosa?" darah ini milik kami tanah ini memiliki arwah ini leluhur kami dosa ini selalu menutup wajahku yang pucat pasi tenggelam dan menyendiri dosa ini menutup arti hidup kami yang akan berhenti derita ini akan berhenti derita ini akan berhenti cerita ini akan berhenti cerita ini akan berhenti • Apa Yang Kita Percaya • bila uang yang bisa membuat orang percaya menikmati indahnya tanpa cemaskan bahaya mungkin dengan hal ini bisa kubeli mungkin dengan hal ini bisa kutemui mungkin - juga - tubuhku yang kukorbankan bagimu hei.....ajari kami.... membagi - mengabdi - menghormati kembali percaya - kepada - apa yang telah hilang dan mati terima dan minumlah inilah piala darahku perjanjian abadi yang paling baru untukmu dan untuk semuanya demi pengampunan lupakanlah diriku lupakanlah diriku hei...ajari kami.... membagi - mengabdi - menghormati kembali membeli - mencari - harga diri sendiri apa yang kita percaya sebenarnya tak ada apa yang kita percaya sebenarnya tidak pernah ada • Peluk Diriku • berdoalah saudara saudara supaya persembahan kita diterima olehNya yang maha kuasa bersujudlah saudara saudara supaya kebodohan kita diterima olehnya kegelapan hampa peluk diriku kesetiaan yang suci peluk diriku kegelapan abadi haruskah kita membaca haruskah kita berbudaya apakah pendidikan harus menjadi pilihan utama haruskah aku ikuti pola hidup yang kubenci akankah semua menjamin apa yang kuingin kebebasan memuja mencintai peluk diriku kesetiaan yang suci peluk diriku kegelapan abadi • Rasa Takut Adalah Seni • apa yang engkau takuti antara surga dan telapak tanganmu sendiri apa yang aku takuti antara tuhan setan dan diriku sendiri tarik napas sedalamnya tarik napas sedalamnya takut adalah naluri adalah rasa adalah seni aku nikmati aku menikmati dosa dapat kau minta membuatmu bangga apa yang kau alami hanyalah jalan ujian godaan religi apa yang aku alami akibat keputusanku sendiri berjuta tanya dalam hati aku berdiri menghadapi aku nikmati aku menikmati seseorang akan tebus dosa semua tinggal meminta aku tahu suatu hari terjadi aku tahu kita semua mati aku mohon untuk hidup kembali • Kesepian Ini Abadi • aku tarik napas panjang aku pejamkan mata hangat : rasakan terang nyawa lamaku berjalan menyusuri debu-debu terbang warisan kehidupan aku mencari kabar jasad lama kuimpikan terasa hampa ha ha..... hitam dan putih akan kutempuh bahagia kututup mata rapat seperti berdoa rasa sepi kembali mengalir kesepian ini abadi aku tarik napas panjang aku buang lebih dalam lapang : rasakan terang aku telah jatuh cinta terhadap hidup di dunia tinggalkan surga tenang aku tak dapat bertahan tak akan menunggu sabar bagai hujan kubasahi dunia rasa sepi kunikmati serahkan jasadmu seperti aku minta • Ini Semua Hanyalah Fashion • terpukau menatap wajah jelita menggoda terkesima mendengar pidato sang pahlawan mencari kebenaran dalam dua pilihan untuk dianggap benar dan diakui kita bergaya bagai patriot peduli politik kenyataannya kita mencari idola dalam majalah fashion!! fashion!! terpaku di depan layar televisi melihat gambar mencari suatu arti terjebak dalam penjara tanpa terali menghirup kebebasan yang semu ini kita bergaya seperti patriot peduli politik bukankah pada kenyataannya ini semua hanyalah fashion fashion!!! • Mendekati Surga • aku adalah arsitek aku adalah pionir bahkan orang buta pun sadar aku hanyalah pembual tanpa rasa tanpa raga surga di hati terbawa mati ikuti rasa jejaki halusinasi aku adalah arsitek merekonstruksi tubuhmu bahkan membaptis kesadaran menjadikanmu diriku aku adalah arsitek aku adalah pionir akan kurancang dunia menjadikannya diriku • Kita Dapat Diselamatkan • tersenyumlah bagaikan masa silam saat masa depan tak pernah terbayang hilang dalam lamunan tertawalah sebelum ditertawakan semua ini hanyalah guyonan samarkan kenyataan sampaikan padanya aku masih disini mencair menikmati tak akan pernah berlari dari masa depan dari kenyataan alangkah indahnya asap ini bagaikan cinta yang tak kumiliki nikmati hembusan dengarkan suara lensa kamar putih tulangku terasa dingin dan ringkih raga ini terasa melemah sample: "sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang oleh Nya kita dapat diselamatkan" • Bantulah Kami Melihat • harapan kerinduan kelahiran akan menjadi mimpi kami menangisi jaman surat ini sogokan ini tak akan mampu membeli peran yang kau harapkan darah ini tanah ini tak kan terbeli meskipun beban menyakitkan sekian kali kita disuapi ke sekian kali kita dibeli tanggalkan kebodohan tinggalkan masa depan C C C P pelajaran pemberontakan norma surat ini menepis mimpi bantulah kami melihat terang yang mendamaikan hati cairkan benci meminta berdoa dan percaya terselamatkan
• Murka • karam laut selatan pecah sunyi kedamalaman menyelam di antara karang sadarkah kuberanjak perang kau: hunus besi tajam aku....hiu bersimbah darah dinginnya kutub utara tak sedingin pisau membara terasa sesak di dada kau: hunjam besi tajam aku....hiu bersimbah darah merah menganga merah aku luka merahnya darah aku...hiu bersimbah darah murka.... kau cekik napasku kau cabik hatiku kau toreh tubuhku kau cabut nyawaku • Senyawa Mesin • nyawakan mesin melawan angin membelah angan melejit kencang selatan melesat berdua menerpa cahaya terbakar resah gejolak cinta di dada ini mesin logamku ini api hidupku aku percaya kaupun terbakar juga ini kuda logamku ini jati diriku aku percaya kita bahagia ternyata apipun ingkari janji untuk sehidup semati aku kecewa aku kecewa • Dengekeun Aing • matahari pagi pagi matahari silau sekali matahari kau bawa pergi bulanku lagi aku ngomong sendiri mengapa ngga ada orang dengerin aku ngomong sendiri matahari kau bawa pergi bulanku lagi matahari kau buat aku nangis sendiri matahari matahari kuminta balik kuminta balikin bulanku lagi matahari bukain kuping dengekeun aing dasar kowe maling hibur diriku ini kenapa gak ada orang dengerin aku nyanyi sendiri kemana kau bawa bulanku tadi aku nyanyi sendiri aku nyanyi sendiri • Waktu Yang Berhenti • dan kulihat awan warna perunggu diam disini aku duduk menunggu memberi hati untuk diam sendiri redam amarah dan bekukan resah api telah lama terbakar aku berpijar dan kulihat awan merah membatu seolah mereka hentikan waktu pernah kau rasa tidak berdaya menyerah begitu saja tanpa harapan tanpa ada jalan penyesalan bergetar menahan luka memecah malam gulita nyalakan lilin penentram hati kutulis semua disini sekian tahun tidaklah singkat untuk merenung untuk menunggu waktu berlalu detak jantungku diam membisu bergetar menahan luka berpijar api di dada aku menunggu waktu yang berhenti • Karam • kita percaya layari laut dunia garis telapak menebak warna cuaca telapak aku luka tertoreh kejamnya warna tertawalah derita nyawa tinggalkan raga tertawalah derita...........karam lenganku berpijar merah hitam terbakar menjerit ludahi benci bukan sembuh aku cari bila kau rasakan ini bukan sembuh kau temui aku menghitung hari terasa cepat berlari aku selalu bangga menyakiti sesama aku hanya bertanya tanpa melihat kaca aku menghitung hari terasa cepat berlari mungkin garis ini yang harus kuarungi dan tanahku berpijak merah hitam terbakar merah hitam terbakar merah hitam terbakar merah hitam terbakar merah hitam terbakar • Burung Hantu • kau panggil namaku untuk melayani, seharusnya kau tahu kau tak perlu kubantu tangan delapan kepala sembilan pemberian Tuhan, pernahkah sadar pernah belajar usah gunakan aku ingin lari dari kuasamu aku ingin lari aku tidak mampu kau panggil namaku buatku terganggu, semua bicara itu buat aku bisu, mulut terbuka tak ada suara serba terpaksa mulut terbuka tak ada suara usah renungkan aku ingin lari menghindarkan diri cari jati diri aku ingin lari aku ingin terbang jauh seperti burung hantu entah kemana mau jadi apa bukan urusanmu aku ingin terbang jauh melayang tubuhku entah kemana akan hinggap dimana melayang tubuhku jauhkan bayangmu tinggalkan dirimu • Lagu Hujan • jalan berhenti...terhalang datangnya hujan ini aku mencari...berlindung jauhkan basah diri aku menanti...menghembus bongkahan asap penghangat mulai terbayang lagi pecah pecahan cerita melekat belum berhenti... begitu derasnya hujan ini mulai terangkai angan menyusun beling beling kenangan banyak ilusi banyak yang sudah teralami begitu banyak gembira hanya kecewa tertanam di hati kutunggu lama hingga hujan reda menunggu lama hingga hujan reda melamun lama hingga hujan reda belum terdengar nada nada reda rasa dingin menembus raga rasa dingin menembus jiwa rasa ini tak terlupakan.......... aku akan pergi ke tempat yang lain dari sini ke waktu yang bukan hari ini melihat apa yang akan terjadi akan kutemui wajah wajah asing tanah ini ku akan pergi saat hujan reda walaupun lama pasti reda juga tangga pelangi akan segera tiba • Karat • aku berkarat seperti besi setengah mati hidupku belum berarti simpan dalam hati menghisap malam kelam menatap langit jingga terasa sangat gelap terhenyak diam tenggelam dalam gelap terbenam lumpur yang pekat sia sia bohong belaka tua renta hina aku berkarat seperti besi seakan mati hidupku tidak berarti mengubur cita cita tertawa langit jingga tertindas alam kejam terserap hitam kelam terhenyak diam terbenam sia sia terbenam sia sia terbenam sia sia • Pudar • bintang benderang telaga bersinar terang mata air biaskan cahaya membuang sepi bercermin di sana raut wajah.....ulurkan tangan aku raba kusentuh jarinya aku rasa mengembara ke lain masa aku dan dia terdiam sejenak mata hitam biaskan cahaya bagai kaca becermin disana raut wajah......ulurkan tangan raut wajah......ulurkan lidah tiba tiba kami berjalan entah kemana aku rasa kita tidak hanya berdua mereka datang bagaikan elang bawa aku terbang kupercaya mereka bawaku serta kupercaya mereka bawa ke sana kupercaya mereka bawaku serta kupercaya mereka bawa ke sana
• Kesepian Ini Abadi • aku tarik napas panjang aku pejamkan mata hangat rasakan terang nyawa lamaku berjalan menyusuri debu-debu terbang warisan kehidupan aku mencari kabar jasad lama kuimpikan terasa hampa... hitam dan putih akan kutempuh bahagia kututup mata rapat seperti berdoa rasa sepi kembali mengalir kesepian ini abadi aku tarik napas panjang aku buang lebih dalam lapang rasakan terang aku telah jatuh cinta terhadap hidup di dunia tinggalkan surga tenang aku tak dapat bertahan tak akan menunggu sabar bagai hujan basahi dunia hitam dan putih akan kutempuh bahagia kututup mata rapat seperti berdoa rasa sepi kembali mengalir kesepian ini abadi rasa sepi kunikmati serahkan jasadmu seperti kuminta • Tidak Berarti • semua ini untuk dijual siapa bilang harganya mahal mengapa hijau melihat uang setelah pakai tinggal dibuang semua murah meriah seperti televisi berwarna aku akan musnahkan uang menuju masa depan bahagia tanpa pendidikan tanpa jaminan tanpa perlu kekhawatiran semua murah meriah seperti poli-tikus bermakna semua ini untuk dijual mulut ini untuk dijual harga diri untuk dijual memakai sistem digital negara untuk dijual negara untuk dijual tidak berarti tidak berarti tidak berarti tidak berarti tidak mengerti tidak mengerti • Di Bawah Permukaan • lagu instrumental • Terhenyak Diam • aku berkarat seperti besi setengah mati hidupku belum berarti simpan dalam hati menghisap malam kelam menatap langit jingga terasa sangat gelap terhenyak diam diam diam diam tenggelam dalam gelap terbenam lumpur yang pekat sia sia bohong belaka tua renta hina aku berkarat seperti besi seakan mati hidupku tidak berarti mengubur cita cita tertawa langit jingga tertindas alam kejam terserap hitam kelam terhenyak diam terbenam sia sia terbenam sia sia terbenam sia sia
Aku adalah arsitek/Aku adalah pionir/Bahkan orang buta pun sadar/Aku hanyalah pembual//Tanpa rasa/Tanpa raga/Surga di hati/Terbawa mati//Ikuti rasa/Jejaki halusinasi//Aku adalah arsitek/Merekonstruksi tubuhmu/Bahkan membaptis kesadaran/Menjadikanmu diriku. TEMBANG hits bertajuk "Mendekati Surga" yang dilantunkan JA Verdianto alias Otong, vokalis Koil Band, di-medley-kan oleh ratusan penggila musik underground. Nomor itu berkumandang di tengah himpitan ribuan penikmat A Mild Live Soundrenaline 2005 di siang terik yang menyengat di Lapangan Brigif XV Kujang II, Cimahi, baru-baru ini. Dalam rangkaian Soundrenaline 2005, keberadaan Koil yang mengusung semiindustrial rockeasy listeningunderground. terbilang istimewa. Betapa tidak, di tengah ingar bingar geliat musik beraliran yang akrab dan ramah dengan selera pasar, Koil tetap setia dengan aliran musiknya: Bahkan grup bentukan 1994 yang diawaki Otong (vokal), Doniantoro (gitar), Imo (gitar), dan Leon Ray Legoh (drum) ini tetap bertahan dengan idealismenya ketika band papan atas seperti Sheila on 7, Peterpan, sampai Superman is Dead dengan cepat mengorbitkan namanya. "Bagi kami, musik bukan hanya masalah laku dan beken," tutur Otong yang aksi panggungnya mengingatkan pada sosok Marilyn Manson. "Lebih dari itu, musik adalah kebebasan dan kepuasan perasaan mengekpresikan kehidupan". Pilihan Koil, yang menurut majalah Time Asia edisi 23 Juni 2003/Vol 161 No 24 disebut sebagai one of Indonesia's biggest underground bands ini, tampaknya berbanding lurus dengan apresiasi pencinta underground Tanah Air. Tengoklah penjualan album Megaloblast Black (2003) yang laku 50.000 kopi. Untuk ukuran band underground, angka tersebut tidaklah mengecewakan. Apalagi Koil mengedarkan kasetnya di bawah bendera indie label yang sangat tidak sebanding jangkauan pemasarannya dibanding dengan major lebel seperti Sony-BMG, Universal, EMI, atau Warner. "Meski sebenarnya untuk ukuran penduduk Indonesia yang mencapai 210 juta, angka itu sangat kecil," ujar Bens Leo, salah seorang pengamat musik Tanah Air. Menurut dia, raihan angka penjualan kaset Koil seharusnya dapat lebih tinggi jika band yang juga menggunakan perangkat komputer sebagai pengembangan musik techno ini, memperbanyak frekwensi pentasnya. "Secara showmanship tampilan mereka di atas panggung apik. Dan kedua, musik mereka masih bisa dinikmati karena tidak terlalu hardcore. Bahkan, dilihat dari sisi seni, Koil bagus". Bens juga menilai, sebagai pelopor musik underground indie, batasan musikalitas Koil terkadang kurang jelas. "Musik underground sebenarnya hanya bagian dari musik rock seperti metal, trash hingga hardcore. Hanya beat-nya saja yang membedakan." "Lirik, musik, dan hidup kami memang dibangun dari satu kerumitan ke kerumitan lainnya. Kami tidak peduli dengan popularitas. Kami hanya peduli dengan kreativitas," jelas Otong, jebolan ITB dan ITENAS ini. Sebagai pionir underground yang masih mempunyai idealisme untuk bertahan di jalur indie, keberadaan Koil telah mencatatkan namanya dalam khazanah musik Indonesia, meski pasar tidak bersahabat dengannya. (Benny Benke-45) rantaikata : http://koilkarat.multiply.com/tag/metal
KOIL Blacklight Shines On Apocalypse Koil adalah paradoks di dalam dunia musik Indonesia. Muncul sejak pertengahan 90-an, melempar sedikit album dan single, serta melakukan sedikit sekali pertunjukan. Namun secara pelan dan pasti, mereka telah menempatkan diri dalam posisi yang terhormat di antara band-band lain di tanah air. Sempat terabaikan di awal karirnya, Koil membuat publik terperangah saat meluncurkan Megaloblast di tahun 2001. Itu adalah album yang didominasi tema gelap dengan lagu-lagu bercita rasa industrial-rock yang memikat. Sebuah karya yang nyaris tanpa cela di jamannya. Lalu rentang waktu tahunan sesudah Megaloblast adalah masa-masa penuh ketidakpastian, setidaknya bagi penggemar mereka. Berita-berita pembuatan album baru Koil tersebar simpang siur di milis dan media. Gosip-gosip yang bergulir dari mulut ke mulut tak pernah jelas benar mana yang nyata dan mana yang hampa. Otong, sang juru suara, satu-satunya personel yang daripadanya orang bisa berharap mendapatkan sedikit berita, malah memperburuk keadaan dengan kegemarannya melontarkan pernyataan yang terkesan main-main dan kontroversial. Diam-diam dan tanpa disangka, Koil tengah menyiapkan semacam 'pemberontakan norma'. Baru-baru ini mereka secara resmi meluncurkan album baru bertajuk Blacklight Shines On. Jangan bandingkan Blacklight dengan Megaloblast. Itu hal yang sia-sia. Koil telah sangat berubah. Dan proses, saudara-saudara, yang saya duga telah membuat Koil berkembang dari band biasa menjadi band 'anarkis'. Kalo anda mengidentikkan kata ini dengan tindak kekerasan, saya maklum.
Tapi mari kita belajar bahwa anarkisme juga berarti ketidakpercayaan bahwa institusi besar apapun bentuknya dapat mengurus apalagi mensejahterakan orang per orang. Anarkisme menentang segala bentuk hirarki dalam perkara ekonomi, sosial, juga politik. Juga percaya bahwa kehidupan yang lebih baik dapat diupayakan apabila kita mau mengorganisir diri dan bekerja sama. Anarkisme yang pertama, Koil tidak sudi menyerahkan Blacklight kepada label rekaman manapun! Mereka seperti menolak tunduk terhadap kelaziman industri musik Indonesia. Di kala band lain mati-matian berjuang menembus label rekaman untuk dipasarkan, Koil justru memilih menyenangkan banyak orang dengan membagikan lagu-lagu baru mereka secara gratis melalui internet. Hingga kemudian versi utuh rekaman Blacklight menjadi bonus majalah Rolling Stone edisi November.
Bagi kita yang mengaku diri normal ini, langkah mereka agak di luar akal sehat. Proses rekaman dan sebagainya kita tahu membutuhkan biaya yang tak sedikit. Apakah mereka sudah kaya dan tidak membutuhkan uang lagi?! Saya kira bukan 'uang' kata kuncinya, melainkan proses 'bersenang-senang'. Koil mungkin paham bahwa kesenangan atau kepuasan tak selalu dapat diukur dengan uang. Anarkisme selanjutnya terbaca jelas di setiap lirik lagu mereka. Dalam track pembuka, Kenyataan Dalam Dunia Fantasi, Otong dengan lantang berkata "Aku bukan bagian dari kebanggaan yang membuat kita tak berpenghasilan." Sebuah statemen politis yang menyindir institusi negara yang gemar mendoktrinkan kecintaan kepada tanah air namun mereka sendiri selalu abai terhadap rakyatnya. Negara telah membiarkan rakyat miskin dan susah mendapatkan uang. Di bait terakhir lagu ini, Otong menggempur total mitos sakral yang bernama nasionalisme. Ia mencerca, "Nasionalisme menuntun bangsa kami menuju kehancuran." Sebuah pernyataan sikap yang lugas tak kenal takut. Entah setan mana yang berhasil menyabetnya hingga menjadi sedemikian inspiratif dan berani. Tema anarkisme kembali muncul dalam track Nyanyikan Lagu Perang. Di lagu yang potensial menjadi anthem itu, Otong menertawakan orang-orang malas, yang terus 'menunggu, sampai beruban sembari menyanyikan keluhan'. Baginya, sebagai rakyat jelata dan bukan penguasa, kita itu sebenarnya 'pintar, dengan otak bersinar' dan 'hanya perlu semangat untuk hidupi rakyat'. Sungguh, lagu ini adalah soundtrack penyemangat bagi hari-hari yang sering membosankan. Saya tak pernah menemui lirik seoptimis ini dari band Indonesia lain manapun. Semoga Kau Sembuh part.2 adalah nomor paling kuat dan paling indah. Tekstur lagunya sederhana, up-beat, dan cukup enak untuk bergoyang. Seperti Interstate Love Song-nya Collective Soul dengan tempo yang lebih cepat dan bertenaga - namun dibalut nuansa sedih dan haru. Vokal Otong terdengar seperti orang yang sedang berdoa dengan tulus. Koil membuktikan bahwa lagu yang menyentuh dan indah tidaklah harus mendayu-dayu dan cengeng. Ini akan jadi salah satu lagu lokal dengan durasi di atas tujuh menit yang paling adiktif yang pernah anda dengar. Aku Lupa Aku Luka adalah lagu paling keras dalam album Blacklight - bahkan mungkin dalam sejarah musik Koil. Sebuah anthem yang akan menjadi katarsis pelepas duka dan amarah. Satu lagu yang juga cukup istimewa adalah 'hidden track' di penghujung album. Nomor berbahasa Inggris dengan tempo pelan yang membawa nuansa murung nan menghantui. Di tengah denting organ dan bunyi lonceng gereja, Otong bernyanyi seperti meratap. Sebuah bonus tambahan yang cukup membius.
Dari segi musikal, Blacklight adalah album yang solid. Lagu demi lagu seperti memiliki perekat yang menyatukan, hingga total sembilan nomor plus satu hidden track itu tampak padu dan saling menguatkan. Agak susah bagi saya untuk menyebutkan lagu terbaik karena hampir semuanya memiliki keistimewaan tersendiri. Namun kalau dipaksa memilih nomor favorit, saya tak ragu untuk menyebutkan tiga lagu; Nyanyikan Lagu Perang, Semoga Kau Sembuh part.2, dan Aku Lupa Aku Luka. Secara keseluruhan, Blacklight adalah karya terbaik Koil hingga saat ini. Jauh melampaui Megaloblast yang cukup terkenal itu. Ya, Koil telah kembali dengan album yang melebihi ekspektasi siapapun. Otong, sang pencemooh, harus diakui adalah penulis lirik yang bagus, dan Donny [gitaris] juga seorang penulis lagu yang hebat. Kredit yang luar biasa juga musti disematkan pada Imo, Leon, dan Adam yang ikut bekerja keras melahirkan karya yang tampaknya bakal bersinar lama ini. Album ini bisa melepaskan cap industrial yang sekian lama terlanjur melekat dalam band ini. Karena sesungguhnya Koil adalah band rock. Tepatnya, sebuah band rock yang memikat. Bukan karena kesempurnaan mereka - melainkan karena bersama Koil kita tak malu berlaku sebagai rakyat biasa yang terus bekerja, mencari uang, dan sedikit bersenang-senang... [Ibnu]
rantaikata : http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/koil-blacklight-shines-on-www.apokalip.com.html
Aku adalah arsitek Aku adalah pionir Bahkan orang buta pun sadar Aku hanyalah pembual
Tanpa rasa Tanpa raga Surga di hati Terbawa mati
kuti rasa Jejaki halusinasi
Aku adalah arsitek Merekonstruksi tubuhmu Bahkan membaptis kesadaran Menjadikanmu diriku.
Kenyataan Dalam Dunia Fantasi di negara ini kita hidup dan bekerja di negara ini kita makan dan berbahagia di tanah yang indah ini bersemilah cintamu yang abadi di negara busuk ini kita tersenyum pedih kita membicarakan kenyataan dalam dunia yang tak kumengerti kita membicarakan kepasrahan dalam spektrum yang hitam dan putih kita merasa benarbenar pintar memasyarakatkan kebodohan ini kita membicarakan kenyataan dalam dunia fantasi aku tak butuh pengertianmu aku bukan bagian dari sejarah yang kau tulis kau bingkiskan untuk anak dan cucumu aku tak butuh penjelasanmu aku bukan bagian dari kebanggaan yang membuat kita tak berpenghasilan nasionalisme adalah tempat tinggal yang kita bela nasionalisme untuk negara ini adalah pertanyaan nasionalisme untuk negara ini menuju kehancuran nasionalisme menuntun bangsa kami menuju kehancuran nasionalisme...nasionalisme...nasionalisme...untuk negara ini adalah pertanyaan nasionalisme...nasionalisme...nasionalisme...menuntun bangsa kami menuju kehancuran
Semoga Kau Sembuh part II tak ada gunanya kita mencari mengejar mimpi kau berpacu memburu langit yang sangat tinggi dan apa yang kita jalani dan hadapi ketika semua membuatmu buta mengosongkan jiwa dan akhir yang bahagia melayani waktu melewati rinduku menyanjung harapan menghentikan perang doakanlah yang telah tiada semua ini kulakukan selama waktu berlalu semoga kau sembuh dan keputusasaan muncul kembali menggenggam diri aku menunggu seluruh waktu memacu jantungmu seolah berhenti berdetak bergerak dan berharap semoga keheningan doa mengobati luka dalam tangis dan tawa kurawat jasadmu mencintai diriku beberapa jiwa yang aku jaga terbaring tak berdaya untuk ini kukorbankan dan waktu berlalu semoga kau sembuh
Ajaran Moral Sesaat berapakah yang kau minta untuk sebuah jiwa yang tersesat menyambung nyawa menyambung luka melampiaskan kebencian yang terdalam adakah cara agar dendammu padam berapakah yang kau minta untuk sebuah kenyamanan dan kemewahan dan kebanggaan dan kebebasan seperti kau bayangkan berapakah yang kau punya untuk menukar kesedihan dan kesunyian dan kehampaan dan kegelapan seperti yang kuberikan kau pikir kau memeluk satu kebenaran heh kau yakinkan kami dengan berkotbah bahwa semua yang terbuka menurutmu heh adalah dosa dan perilaku sampah kau pikir agama adalah alat hah mengikuti ajaran moral sesaat hah menjual nama Tuhan nama nabi nama kitab suci dan semua yang kita segani
Aku Lupa Aku Luka dan keputusasaan menyakiti diriku sendiri aku memacu seluruh waktu memburu jantungmu dan semua yang kujalani dan harapkan ternyata membuat kecewa pil pahit kegelapan akan mematikan rasa jiwa raga luka luka luka luka... aku lupa luka luka luka... luka luka luka luka... aku lupa luka luka luka... menangis meratapi kebodohan memahami dan tinggalkan mimpi aku melantunkan lagu pedih menutup hatiku dan semua yang kuberikan dan serahkan dan pinjamkan takkan kuminta sebening kehampaan doa menghambarkan luka ka ka ka ka...
Hanya Tinggal Kita Berdua dan keputusasaan muncul kembali menggenggam diri aku menunggu seluruh waktu memacu jantungmu seolah berhenti berdetak bergerak dan berharap semoga mengobati luka dan sesungguhnya hanya tinggal kita berdua yang seharusnya tak akan sanggup melawan dunia yang putus asa yang bergelimang dosa dan bertahanlah untuk luka yang lebar menganga dan selebihnya hanya tinggal kita berdua yang seharusnya tak akan sanggup melawan dunia yang putus asa yang bergelimang dosa dan bertahanlah untuk luka yang lebar menganga dan sepenuhnya hanya cinta kita bersama yang setulusnya tak mungkin sanggup melawan dunia dan manusia menuju surga yang pernah ada dan sesungguhnya hanya tinggal kita berdua
Sistem Kepemilikan makan tidak makan bersama asal kita berdua punya uang berjutajuta bisalah kita belanja bersukaria bahkan bisa membeli cinta peribahasa bodoh yang harus aku dengar bagaikan suara halilintar berkumandang memekakkan telinga dari mulut pemimpin negara sampai para pelawak pemberontak yang tidak merubah apa apa dan para pelajar yang merasa dirinya benar benar pintar kau kira siapa dirimu bisa membeli hidupku yang rapuh mengisi hari bekerja dan patuh bukan menjadi manusia yang tangguh aku kira siapa diriku mencoba setia dan tunduk padamu dan kutanya sanggupkah diriku membawa mimpiku ke dunia yang baru mengubur mimpiku agar semua bisa makan ini negara bodoh yang sangat aku bela layaknya kekasih yang tercinta tiap jengkal aku mendaki terasa hampa sebetulnya apa yang kita miliki? tak ada kebanggaan terhadap diri sendiri? tidak juga kepemilikan negara ini? siapa yang kucacimaki? kamu dididik untuk bermimpi kamu terbiasa dibohongi kamu dihibur ikut bernyanyi hey kamu miskin bodoh dan sombong
Nyanyikan Lagu Perang sampai kapan kau akan menungguku sampai beruban dan waktu terus berlalu hei hei tidakkah kau bosan menyanyikan keluhan hei hei mengharap belas kasih atas mental pengangguran pasti ada cara untuk mencari uang pasti ada cara untuk bersenangsenang badai pasti datang kita tak akan menang mengapa harus bimbang hey hey hey kita orang pintar dengan otak bersinar hanya perlu semangat untuk hidupi rakyat kita orang pintar dengan otak bersinar perlu lagu perang untuk membungkam setan
nyanyikan lagu perang kamu berdendang lagu putus cinta mencari harapan kembali dengannya kamu kumandang kan syair keluguan mengharap keadilan di muka dunia keluguan menjerumuskan melukai teman tanpa kesadaran dan keluguan menjerumuskan melukai teman ikatkan diri pada kesengsaraan sampai kapan kau akan terus menunggu mendengarkan buaian lagulagu merindu dari seorang biduan yang punya banyak pasangan dari seorang pahlawan yang menambah garis kemiskinan dari seorang sastrawan yang menulis sejarah kebohongan dari seorang bersinar hitam yang mengaku dirinya Tuhan kita bukan penguasa kita rakyat jelata bekerja dan berdoa hey hey hey kita bangsa yang besar berdirilah yang tegar berdirilah yang tegar
Semoga Kau Sembuh part I walau sebentar matahari bersinar menerangi dunia menyambut harapan keheningan doa dan tetap berdoa rasa sakit yang ada berakhir bahagia dalam tangis dan tawa kurawat jasadmu mencintai diriku beberapa jiwa yang aku jaga terbaring tak berdaya untuk ini kukorbankan dan waktu berlalu semoga kau sembuh semoga kau dengar semuanya pudar meninggalkan beban menjelang kau datang kerajaan Tuhan menyerahkan jiwa dari kekasih yang menanamkan cinta saat semua hilang dalam kehampaan serta berharap akhir yang bahagia dalam tangis dan tawa kurawat jasadmu mencintai diriku semua jiwa yang aku jaga terbaring tak bernyawa untuk ini kukorbankan seluruh hidupku semoga kau sembuh
Dan Cinta Kita Terlupakan dan semua kenangan kita cerita kita dan semua berakhir tanpa terasa saat kau yakin akan keabadian waktu berlalu dan cinta kita kenangan kita perasaan kita… terlupakan saat akhir menghembuskan napas lega membuka gerbang kerajaan surga kita tak akan pernah bisa pulang sampai bertemu di hidup yang akan datang saat kau memejamkan mata saat untuk melupakan dirinya dan semua berakhir tanpa terasa dunia akan menghapus kenangan kita saat kau yakin akan keabadian waktu berlalu dan cinta kita terlupakan rantaikata :http://koilkarat.multiply.com(karanganyar,110108)
 | koil | Jan 11, '08 9:37 AM for everyone |
| |